Dinas Komunikasi dan Informatika

Kabupaten Maluku Tengah

Bupati Maluku Tengah Melantik Bapak Syarifuddin Pattisahusiwa sebagai Raja Negeri Siri Sori Islam

Bupati Maluku Tengah Melantik Bapak Syarifuddin Pattisahusiwa sebagai Raja Negeri Siri Sori Islam

Bupati Maluku Tengah Melantik Bapak Syarifuddin Pattisahusiwa sebagai Raja Negeri Siri Sori Islam

Masohi – Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain, secara resmi melantik Bapak Syarifuddin Pattisahusiwa sebagai Raja Negeri Siri Sori Islam. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Negeri Siri Sori Islam dan dihadiri oleh unsur Pemerintah Provinsi Maluku, Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Zulkarnain menegaskan bahwa pemerintahan negeri memiliki peran strategis dalam sistem pelayanan publik di daerah.

“Pemerintah Negeri merupakan ujung tombak dari pelayanan publik,” ujar Bupati.

Ia menekankan bahwa kedekatan institusi negeri dengan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam memastikan pelayanan dasar dapat berjalan efektif dan merespon kebutuhan warga secara cepat.

Lebih lanjut, Bupati Zulkarnain menyoroti pentingnya sinergi antar tingkatan pemerintahan untuk mempercepat pembangunan daerah.

“Sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Negeri, Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah, dan Pemerintah Provinsi Maluku sangatlah kita butuhkan,” katanya.

Menurutnya, kerja kolaboratif yang solid antara negeri, kabupaten, dan provinsi akan memperkuat koordinasi program, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, serta mempercepat pencapaian target pembangunan.

Di akhir sambutan, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama mengawal arah pembangunan di Maluku Tengah.

“Mari kita bersama-sama mengawal percepatan pembangunan daerah demi mewujudkan masyarakat Maluku Tengah yang lebih Maju, Sejahtera, Rukun, dan Berkeadilan,” ajaknya.

Pelantikan Raja Negeri Siri Sori Islam ini diharapkan dapat memperkuat peran adat dan kelembagaan negeri dalam mendukung pembangunan daerah, sekaligus menjaga nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Maluku Tengah.