Pemda Malteng Masuk Kategori Pemerintah Sangat Inovatif
User

Pemda Malteng Masuk Kategori Pemerintah Sangat Inovatif

DISKOMINFO,- Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dibawa kepemimpinan Bupati, Tuasikal Abua dan Wakil Bupati, Marlatu Leleury, masuk sebagai Pemerintah Daerah yang Sangat Inovatif Tahun 2020. Capaian itu merupakan kerja keras Pemda dalam mengembangkan berbagai konsep inovasi pelayanan publik di Maluku Tengah, sehingga mengantarkan Kabupaten ini meraih apresiasi dalam kompetisi Innovative Government Award (IGA) 2020.

Pemerintah Maluku Tengah diwakili Wakil Bupati, Marlatu Leleury menerima penghargaan dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan diberikan langsung oleh Drs. Matheo Tan, Plt Kepala Pusat Litbang Pembangunan dan Keuangan Daerah Kemendagri dalam acara Innovative Government Award (IGA), di Jakarta yang disiarkan langsung dari link youtube Litbang Kemendagri, Jum’at 18 Desember 2020.

Pemda Maluku Tengah merupakan satu dari 195 Pemerintah Daerah (Pemda) yang mendapat predikat sangat inovatif berdasarkan indeks inovasi daerah pada acara IGA 2020 itu. IGA merupakan apresiasi Pemerintah Pusat kepada pemerintah daerah yang diharapkan dapat mendorong Pemda dalam mengembangkan inovasi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan menuju arah yang lebih baik. Kegiatan pelaksanaan pengukuran indeks inovasi daerah juga mengikutsertakan 15 dewan juri dari kementerian lembaga, media dan beberapa instansi ataupun lembaga yang kredibel lainnya.

Di tahun 2020, terdapat 14.897 inovasi Pemerintah Daerah. Hal itu sebagai mana diungkapkan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendagri, Agus Fatoni di Jakarta. “Angka ini meningkat 85 persen dari inovasi yang dilakukan Pemda pada 2019 yang hanya sebanyak 8014 inovasi”.

Dikatakan, indeks inovasi Indonesia di dunia pada tahun 2020 berada diposisi sama dengan tahun sebelumnya, yakni diperingkat 85 dari 131 negara yang di survei. Namun posisi tersebut masih di bawah posisi negara ASEAN lainnya, seperti Brunei Darussalam yang menempati posisi 71, Filipina diposisi 42, Thailand diposisi 43, Malaysia diposisi 35, dan Singapura diposisi 8. Agus mengatakan, indikator tersebut harus menjadi acuan agar Indonesia lebih meningkatkan inovasi, terutama pada persoalan yang menghambat investasi.

 Sumber : Diskomifomaltengkab


Image

Write a Facebook Comment

Leave a Comments

Jejak Pendapat

Pendapat Anda Tentang Penanganan Covid 19 saat ini

Video Terbaru
Kanan - Iklan Sidebar